Kamis, 13 Januari 2011

ganas- "mutilasi anak jalanan"

Saya kubur anak itu disini.

Jakarta."kba.ajiinews-ganas"

Polisi membawa Baekuni alias Babe ke Magelang, Jawa Tengah (Jateng) untuk menunjukkan tempat dia mengubur salah satu korbannya. Kedatangan Babe ini menarik perhatian ratusan warga setempat. Babe digiring ke Dusun Mranggen, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang. Sebab berdasarkan pengakuannya, di desa itu dirinya juga pernah menyodomi dan membunuh seorang bocah laki-laki berusia sekitar 12 hingga 14 tahun. Mayat bocah malang itu kemudian diam-diam dikuburnya."Korban katanya dikubur di kebun keluarganya dia (Babe)," kata AKP Danang, anggota Polda Metro Jaya yang ikut mengawal Babe ke Magelang, Rabu (20/01/10). Babe dibawa ke lokasi yang merupakan perkebunan itu dengan pengawalan ketat. Babe mengenakan baju tahanan berwarna oranye dan kedua tangannya diborgol.

"Sampeyan tebang dulu pohonnya, baru digali. Nanti pasti akan ketemu. Saya masih ingat, saya kubur anak itu di sini," tegas Babe sambil menunjuk-nunjukkan tanganya. Penggalian lokasi yang diduga kuburan korban dilakukan personel Polda Metro Jaya. Hadir pula Kasat Reskrim Polres Magelang AKP Aris Suwarno. Pantauan detikcom, areal yang digali berada di tengah-tengah pematang sawah. Tempat tersebut juga berada di samping sungai kecil yang melewati Dusun Mranggen. Lokasi tersebut memang sangat terpencil, sekitar 500 meter dari rumah keponakan Babe yang bernama Budiyanto.

Polisi melakukan penggalian secara perlahan lokasi yang disebut Babe sebagai kuburan salah satu korbannya itu. Dan setelah beberapa saat berlangsung, salah seorang warga yang ikut menggali menemukan serpihan tulang. Temuan ini cukup mengagetkan ratusan warga yang menyaksikan penggalian tersebut. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, polisi segera mengamankan serpihan tulang tersebut. Temun ini menambah semangat para petugas melakukan penggalian. Namun sayang, tiba-tiba hujan deras turun. Proses penggalian pun terpaksa dihentikan dan akan dilanjutkan besok. "Kita lanjutkan besok pukul 08.00 WIB atau 09.00 WIB. Selain hujan, suasana sekarang juga sudah gelap," ujar Danang. Danang enggan berkomentar saat ditanya apakah serpihan tulang yang ditemukan itu tulang manusia atau bukan. "Tunggu hasil penggalian besok," tukas Danang. (kutipan www.detik.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar